![]() |
| Arik Saifuloh Yang Tewas di Bekasi Ternyata Pelaku Perampokan |
Berita Terkini, Bekasi - Seorang pria penganiayaan terhadap salah satu seorang pelajar di Kota Bekasi yang bernama Arik Saifuloh (17) sampai mati akhirnya menemui titik terang. Lupa nya Arik adalah salah satu pelaku perampokan yang telah di hajar oleh korban nya sendiri di sekitar jembatan Summarecon Bekasi.
Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota yang bernama Erna Ruswing telah mengatakan bahwa hasil penyelidikan di lapangan yang telah menyebutkan bahwa Arik bersama dengan temannya, Indra Yulianto awalnya berupaya mau merampas sebuah ponsel milik dua orang yang sedang swafoto di Jembatan Summarecon pada hari Kamis 24 Mei 2018.
"IY dan AS, mereka telah datang dan membawakan celurit, dan pelaku pun meminta dan memaksa hp koorban di serangkan kepada pelaku, kata Erna di Bekasi, pada hari Sabtu 26 Mei 2018 paginya.
Dia pun telah mengatakan bahwa petugas kepolisian pun belum sama sekali mengidentifikasi kedua korban yang kena rampok ini oleh Indra dan Arik. Menurut dari dia, dua korban pun tidak mau serahkan hp nya kepada pelaku, sehingga pelaku emosi dan menyabetkan celurit sampai mengenai lengan korban.
"Telah terjadi perkelahian, sampai akhirnya celurit pun telah berpindah tangan kepada pemilik Bandar Online HP yang sudah di rampas.
Korban pun telah mengatakan bahwa, pemilik hp yang sudah berhasil mendapatkan celurit langsung korban membacok Arik dan teman nya juga. Hasil nya, Arik pun telah mati dengan luka nya di bagian kepala, perut, dan leher. Sedangkan, teman nya Indra pun selamat meskipun dia ada luka kena bacok di bagian kepala dan punggung dan kedua nya pun lari menuju ke rumah sakit.
"Kami pun masih menyelidiki orang yang hendak dirampas hp-nya.
Diberitakan sebelumnya, korban pun mati dan telah mengaku bahwa di seraang oleh sekelompok pria yang ada di Jalan Perjuangan. Dari hasil penyelidikan terhadap korban Indra, akhir nya pun telah mengungkap bahwa mereka hendak melakukan perampokan.

EmoticonEmoticon