Minggu, 10 Juni 2018

Polres OKU Timur Tembak Mati 2 Perampok Sadis


Polres OKU Timur Tembak Mati 2 Perampok Sadis
Polres OKU Timur Tembak Mati 2 Perampok Sadis

Berita Terkini
, Palembang - Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, telah tembak dua orang perampok yang di karenakan mereka telah melawan saat di tangkap. Mereka pun telah rampok sudah belasan kali dan sangat sadis.

Keduanya adalah Aladin alias Kancil (40) dan Romlan alias Eko (42), mereka adalah warga Desa Wonotiro, Kecamatan Belitang I, OKU Timur. Petugas kepolisian pun telah melumpuhkan dua teman nya yang bernama Jumali (37) dan Yono (33) mereka di tangkap tempat yang berbeda, pada hari Minggu 10 Juni 2018 Kemarin.

Kapolres OKU Timur, AKBP yang bernama Erlin Tangjaya melalui Kasatreskrim, AKP Faisal P Manalu yang telah mengatakan bahwa ada nya pelaku yang sudah bertindak sangat tegas dari hasil pengembangan atas keterangan tersangka Jumali (37) yang pertama kali kami tangkap. Kini petugas kepolisian pun telah mencari 3 pelaku lain yang sudah kabur.

"Kemarin sore nya sudah ada dua pelaku yang kami tembak mati yang di karenakan mereka melawan saat di tangkap, dan satu nya lagi telah di lumpuhkan yang di karenakan telah melarikan diri, kata Faisal. Agen Poker

Dalam penggerebekan ini, petugas kepolisian pun telah menemukan barang bukti yang biasa nya di gunakan sama mereka di saat mau beraksi. Yakni, 4 buah selongsong call 38 milimeter, 20 butir peluru aktif call 38 milimeter, sepucuk pistol rakitan, BPKB dan STNK sepeda motor jenis Yamaha X-Ride nomor polisi BG 5843 YAG.

Menurut dari Faisal, empat perampok ini sudah beraksi belasan kali. Terakhir kali nya mereka telah merampo Priyo Wicaksono (33), warga Desa Metro Dejo, Kecamatan Buay Madang, OKU Timur, pada hari Rabu 7 Juni 2018.

Disaat itu juga, korban yang sedang memotong sapi. Lalu, datang lah empat pelaku yang langusng menodongkan senjata api rakitan. Korban pun di pukuli dan diikat. Para pelaku pun telah mengambil barang-barang korban yakni, sepeda motor milik korban, uang Rp 24 juta, sepeda motor dinas Kades, dan dua suku perhiasan emas.

"Komplotan ini yang di bilang sangat sadis sekali, mereka pun tidak segan-segan melukai korban biar mereka bisa mendapatkan barang-barang yang berharga. Kita kejar empat pelaku lain agar komplotannya terputus.


EmoticonEmoticon