Minggu, 18 Maret 2018

Pemprov DKI Kerahkan Alat Berat Untuk Bersihkan Teluk Jakarta


Pemprov DKI Kerahkan Alat Berat Untuk Bersihkan Teluk Jakarta
Pemprov DKI Kerahkan Alat Berat Untuk Bersihkan Teluk Jakarta

Berita Terkini, Jakarta - Pengangkutan sampah di Blok Empang Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara telah mulai kerahkan alat berat nya amphibi excavator swamp sejak hari ke-2, pada hari Minggu 18 March 2018.

Kepala dari Suku Dinas Lingkungan hidup Kepulauan Seribu yang bernama Yusen Herdiman yang telah mengatakan bahwa pembersihan sampah di Teluk Jakarta ini akan di tuntas dalam kurun waktu kurang lebih 1 minggu.

"Kalau kami akan pakai alat berat kemungkinan sampah ini hanya beberapa hari saja, kata Yusen.

Hari pertama pembersihan yang telah di lakukan secara manual yang sudah berhasil kami akan sampah nya total 20 ton sampah nya yang tidak terurai menuju Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. Bandar Sakong

Sedang pengangkutan sampah yang ada di Teluk Jakarta itu pun sudah kami lakukan secara manual sejak pukul 08.00 WIB sampai jam 10.00 Wib hari ini, sebelum kedatangan alat berat nya , sebagian kami pun sudah angkat sampah nya sebanyak 3 ton.

Herdiman juga belum ada berencana untuk menambahkan alat berat nya, apabila kalau mau menambahkan alat berat nya dan kami siap akan menambahkan alat berat nya, Kalau memang kurang, kita pun sudah koordinasikan. Kalau memang membutuhkan ada amphibi, kata Herdiman.


Akan Kami Siapkan 5 Kapal

Ada nya lima kapal yang kami sudah siapkan untuk mengangkut sampah tidak terurai. Kapal-kapal yang mengangkut samapah itu akan di bawa ketruk yang tidak bergitu jauh dan titik lautan sampah Blok Empang kali Adem.

lalu, sampah yang sudah di bawakanke truk tersebut akan menuju Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPST) Bantar Gebang.

Sementara sampah yang akan bisa terurai akan dijadikan media untuk penanaman magrove yang sudah diterapkan di daerah sekitar oleh Komunitas Mangrove Muara Angke (KOMMA).

Menurut dari Herdiman, hampir 70 persen sampah yang ada di Kepulauan Seribu merupakan kiriman yang sudah terbawa angin Barat. Untuk itu, diri nya memohon agar masyarakat tidak ada lagi yang membuang sampah di laut..

"Satu pesan, masyarakat jangan lah buang sampah di sungai atau di laut, karena kalau anda buang sampah di laut, maka kondisi nya akan seperti banyak sampah, kata Herdiman.


EmoticonEmoticon