![]() |
| Alumni 212 Akan Undang Presiden Jokowi Untuk Bertemu |
Berita Terkini, Jakarta Selatan - Ketua Alumni 212 yang bernama Slamet Maarif telah mengaku akan mengundang Presiden Jokowi untuk bertemu dan berdiskusi dengan para ulama. Keputusan ini yang merupakan hasil dari Musyawarah Nasional ke-1 ulama, tokoh, dan aktivis 212.
Mereka akan undang Jokowi untuk duduk dengan para ulama, kata Maarif di Masjid Raya AI-Itthad, Jalan Tebet Mas IndahI, Tebet, Jakarta Selatan, pada hari Minggu 28 Januari 2018.
Menurut Dari Maarif, Alumni 212 tersebut ingin mengajak Pak Jokowi untuk membahaskan masalah bangsa yang akan di rasakan sekarang tengah bermasalah. Ia terhadap Jokowi bisa hadir tanpa di wakilkan oleh pejabat lain.
Seyogianya yang telah dapat hadir secara legal dan tidak dapat diwakilkan, kata Maarif.
Maarif pun telah menegaskan bahwa pihak nya juga sudah sepakay mengubah nama Presidium Alumni (PA) 212 yang telah menjadi Persaudaraan Alumni (PA) 212.
Musyawarah nasional ulama, tokoh, dan aktivis 212 ke-1 juga memutuskan bahwa nama Presidium Alumni 212 sudah kami ganti menjadi Persaudaraan Alumni 212 dengan pertimbangan agar lebih egaliter, demokratis, dan terbuka saja, kata Maarif.
Ia pun telah menjelaskan, bahwa pergantian nama ini telah di lakukan usai melakukan Musyawarah Nasional ke-1 Ulama, Tokoh, dan Aktivis 212 pada 25-27 Januari di Kawasan Bogor, Jawa Barat. Maarif yang telah mengklaim ada 21 provinsi perwakilan Persaudaraan Alumni 212 yang telah hadir.
Munas Ulama Tokoh dan Aktivis 212 yang telah di hadiri ulama-ulama tlah berlangsung dari 25-27 Januari. Akan di hadari 21 provinsi cabang kami, di mana di hadir Prof Amien Tais hadir dari mulai awal munas sampai akhir, kata Maarif.

EmoticonEmoticon