Senin, 18 Juni 2018

Pengakuan Penumpang Sebelum KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba


Pengakuan Penumpang Sebelum KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba
Pengakuan Penumpang Sebelum KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba

Berita Terkini
, Parapat - KM Sinar Bangun yang telah tenggelam di perairan Danau Toba Prapat, Sumatera Utara, pada hari Senin 18 Juni 2018 Sore, kejadian di perkirakan pukul 17.35 WIB. Sebelum tenggelam nya kapal ada saksi mata yang telah melihat kapal nya telah mengangkut 75 orang itu oleng.

"Apabila kapalnya terkena ombak, kapal nya selalu oleng aja. Kami pun sempat juga selisih jalan dengan kapal itu. Banyak juga kendaraan sepeda motor dan banyak muatan penumpan, kata Yudi, salah satu seorang wisatawan Danau Toba.

Kapal KM Sinar Bangun yang berangkat dari pelabuhan Simanindo Kabupaten Samosir menuju Tigaras Parapat Kabupaten Simalungun. Belum ada data yang pasti korban yang selamat atau mati dalam kejadian ini.

Namun dari pihak Badan Otorita Danau Toba yang telah menyatakan bahwa saat ini sudah dapat 18 penumpang yang telah di selamatkan namun ada yang lain nya telah temukan 3 orang meninggal dunia. Agen Poker

Ia pun telah melihat kapal itu pun sangat penuh berisi muatan. "Memang kapal-kapal itu pun banyak sekali yang telah mengangkut penumpang. Kapal itu pun ada juga membawa sepeda motor. Aku tadi pun telah melihat kapal itu. Dia pun sudah curiga bahwa kapal itu bisa terbalik, memang betul kapal nya terbalik, Kata Yudi

Setelah kejadian, pukul 18.10 WIB Kapal Fery yang telah membawa penumpang dan mobil untuk menyebrang yang sedang melintas menuju ke Pelabuhan Tigaras dan mereka pun telah berhasil menyelamatkan 4 orang penumpang kapal yang tenggelam itu.

Namun, korban yang lain nya belum kami temukan yang di karenakan posisi jarak cukup jauh dari lintasan kapal fery dan cuaca nya pun tidak memungkinkan. Sementara ada nya 3 penumpang pun sudah kami temukan dalam kondisi terapung di perairan.

Untuk saat ini korban yang sudah kami selamatkan kapal yang sedang melintas di bawa ke Puskesmas Sipintuangin. Sedangkan untuk korban lain nya masih dalam pencarian Tim Gabungan Kepolisian, Basarnas, dan Marinir.


EmoticonEmoticon