Kamis, 10 Mei 2018

Jenazah Napi Teroris di Mako Brimob Belum Diambil Sama Pihak Keluarga


Jenazah Napi Teroris di Mako Brimob Belum Diambil Sama Pihak Keluarga
Jenazah Napi Teroris di Mako Brimob Belum Diambil Sama Pihak Keluarga

Berita Terkini
, Depok - Jenazah napi Terorisme yang sudah meninggal di karenakan telah membuat kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, kini sekarang di sedang di RS Polri dan ia masih menunggu kedatangan pihak dari keluarga nya.

Sampai sekarang pihak dari keluarga nya belum datang sama sekali dan dari RS Polri pun telah menunggu pihak dari keluarga nya, kata dari Kepala Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Kombes yang bernama Edy Purnomo.

Edy yang telah menjelaskan bahwa dari Bandar Sakong pihak Polri belum menghubungi pihak keluarga nya yang di karenakan tak di ketahui nama korban yang sudah mati di Mako Brimob tersebut. Apabila pihak dari keluarga nya yang datang, baru kami bisa tahu nama korban narapidana tersebut.

Hanya orang Brimob yang tahu keluarga dari narapidana ini. kami pun tidak tahu keluarga nya siapa. Kalau korban ini ada keluarganya baru kita bisa test kroscek DNA-nya cocok tidak. Kalau cocok ok. Namanya baru tahu siapa," Edy yang menjelaskan.

Lebih lanjut, dirinya yang meminta agar media telah memberitahukan perihal ini. Untuk saat ini, jenazah pidana ini masih di Mako Brimob dan korban pun masih di ruangan jenazah Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Mohon di tolong ya di umumkan keluarga nya supaya jenazah nya segera di ambil dari Rumah Sakit Polri Mako Brimob.


Merebut 30 Pucuk Senjata\

Sebelumnya, Wakapolri Komjen yang bernama Syafruddin telah mengatakan bahwa operasi pembebasan sandera sudah usai sebanyak 156 narapidana teroris telah menyerahkan diri.

Para napi pun sempat sandera anggota Polri dan merampas 30 pucuk senjata. Salah satu nya adalah senjata laras yang panjang di antara nya senjata laras ini mampu mengeluarkan peluru hingga 800 meter.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Wiranto, yang telah mengatakan bahwa seluruh napi teroris yang ada di Mako Brimob itu harus menyerahkan diri. Mereka menyerahkan diri setelah Polri mengultimatum dan melakukan penyerangan terhadap mereka.


EmoticonEmoticon