![]() |
| Waspada, Perampokan Mobil Mengaku Sebagai Polisi |
Berita Terkini, Jakarta Utara - Polda Metro Jaya Telah menangkap komplotan perampok yang telah mengaku-mengaku sebagai polisi berinisial K alias Mari (37), R (47), dan RA (29). Dalam aksi mereka, ketiga perampok ini pun telah merampas barang berharga milik korban.
Polda Metro Jaya AKBP ini yang bernama Hendy F Kurniawan telah mengatakan, Bahwa pihak polisi pun menembaki salah satu pelaku yang telah menjadi pentolan komplotan perampok itu, yaitu K alias Mari yang di karenakan ia telah melawan petugas kepolisian saat penangkapan.
Pada 2 November malam kemarin itu tersangka juga telah menggunakan mobil minibus membuntuti korban MS, yang telah mengendarai mobil dump truck yang baru masuk pinti tol Pluit, Jakarta Utara, yang sedang menuju ke Bandara, kata Hendy.
Kemudian, lanjut Hendy, mobil tersangka pun telah menyoroti lampu nya ke arah korban, sebagai isyarat bahwa suruh korban nya memberhentikan mobil nya tersebut. korban juga memberhentikan mobil nya dan tersangka pun langsung turun dari mobil dan menodongkan senjata api ke arah korban, tersangka pun pun telah menunduh korban membawa narkoba.
Korban pun telah di bawa ke mobil perampok itu, korban juga di suruh duduk dibagian bangku tengah. Tersangka juga memintai hp dari korban untuk diserahkan dan korban pun telah di ikat dengan menggunakan lakban.
Lanjut Hendy, Mari pun telah membawa mobil korban. Sedangkan, didalam mobil minibus nya korban pun telah dianiaya oleh RA dengan potongan besi pipa, sehingga korban pun telah mengalami luka di kepala nya yang sangat serius.
Menurut Hendy, Korban yang sedang mengalami luka di kepala nya dan Tersangka RA pun telah menurunkan korban di Tol Pluit.
Tersangka pun terus berjalan dan RA memberitahu teman nya kalau korban nya itu sudah diturunkan. Kemudian tersangka ini pun lanjut ke Bandara Soetta.
Bergitu korban diturunkan dari mobil minibus itu dan korban kemudian mencari bantuan. Warga disekitar nya pun telah nampak korban dan korban pun langsung di bawa ke rumah sakit, serta melaporkan bahwa ia kena rampok.
Kepolisian pun back up pada 3 November dini hari, Dari kepolisian pun telah menangkap pelaku nya di lokasi Bandara. Satu pelaku nya harus bertindak tegas sampai mati, yang di karenakan tersangka ini telah melawan kepolisian dengan menggunakan senjata api yang di rakit oleh tersangka.

EmoticonEmoticon